Rabu, 22 Januari 2014
Selasa, 21 Januari 2014
Senin, 20 Januari 2014
Minggu, 19 Januari 2014
Selasa, 14 Januari 2014
like
Selama
ini banyak yang menganggap musik jazz adalah musiknya orang-orang
kalangan atas, karena saat ini kebanyakan penikmat musik jazz adalah
mereka yang bisa dibilang berduit. Namun sebenarnya, kalau kita
memperhatikan sejarahnya tidaklah seperti anggapan yang ada. Sebaliknya,
musik ini ternyata berasal dari kalangan kulit hitam yang pada masa itu
merupakan kaum tertindas. Tradisi jazz berkembang mulai berkembang
sejak tahun 1868. Awalnya, pengaruh dari tribal drums dan musik gospel,
blues serta field hollers (teriakan peladang). Proses kelahirannya
memperlihatkan musik jazz sangat berhubungan dengan pertahanan hidup dan
ekspresi kehidupan manusia.Asal kata ‘Jazz’ sendiri ternyata cukup
menarik. Kosa kata ini sebelumnya tidak ada di kamus mana pun.
Diperkirakan berawal dari bahasa slang inggris-amerika, jasm, yang sama
dengan kata jism, dan memiliki arti roh, energi, dan keberanian.
Dan yang lebih menarik lagi, jism juga memiliki arti sperma. Jadi sebagian irama dalam musik jazz pernah diasosiasikan dengan rumah-rumah bordil dan perempuan-perempuan dengan reputasi yang kurang baik.
Tapi, kini terlihat musik jazz semakin luas diterima oleh masyarakat dunia. Mengutip pernyataan salah satu musisi jazz Jakarta, Toni Brilianto, “Jazz bukanlah high-level-music melainkan high-taste-music.” Jadi bukan hanya mereka yang berasal dari kalangan atas lah yang bisa menikmati musik jazz, melainkan mereka yang memiliki selera yang tinggi.
Dan yang lebih menarik lagi, jism juga memiliki arti sperma. Jadi sebagian irama dalam musik jazz pernah diasosiasikan dengan rumah-rumah bordil dan perempuan-perempuan dengan reputasi yang kurang baik.
Tapi, kini terlihat musik jazz semakin luas diterima oleh masyarakat dunia. Mengutip pernyataan salah satu musisi jazz Jakarta, Toni Brilianto, “Jazz bukanlah high-level-music melainkan high-taste-music.” Jadi bukan hanya mereka yang berasal dari kalangan atas lah yang bisa menikmati musik jazz, melainkan mereka yang memiliki selera yang tinggi.
Langganan:
Komentar (Atom)

